Thai tea menjadi primadona di kalangan penjual minuman saat ini. Dengan tambahan toping berupa bulatan kenyal yang sering disebut bubble. Atau toping boba yang berisi cairan asam menyegarkan. Minuman ini dijual dari kaki lima hingga restoran besar. Harga yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari delapan hingga puluhan ribu rupiah. Berikut adalah beberapa ciri bubuk minuman rasa thai tea original yang berkualitas dan bisa dijadikan bahan utama minuman yang menyegarkan.

1. Serbuk Halus

Seperti halnya bubuk yang berkondisi baik, bubuk thai tea halus seperti susu bubuk kemasan. Proses perubahan daun teh hingga menjadi serbuk memang panjang. Awalnya daun dipotong, dikeringkan, kemudian diberi tambahan warna atau rasa dan dihancurkan menjadi bentuk serbuk.

Kehalusan bubuk thai tea bisa dicek dengan cara mengambil satu sendok bubuk. Kemudian bubuk minuman rasa Thai Tea Original dituangkan perlahan ke gelas atau mangkok. Bubuk yang halus akan jatuh perlahan dan bebas dari gumpalan.

2. Bau Khas Thai Tea

Minuman khas Thailand ini memiliki aroma yang berbeda dari teh di Indonesia. Biasanya teh beraroma melati atau buah. Namun wangi bubuk thai tea sangat berbeda dan menambahkan keunikan minuman ini. Dari bubuk berkualitas tinggi, bau thai tea sudah tercium kuat. Karena memang sumber bau minuman ini berasal dari bubuk minuman rasa Thai Tea Original.

Rasa dan aroma khas teh Thailand menjadi nilai jual utama dalam usaha kuliner minuman. Dengan campuran susu tawar dan susu kental manis, minuman ini laris terutama di tengah terik matahari siang. Hal ini bukan tanpa alasan. Di daerah asalnya, Thailand minuman ini jarang disajikan dalam bentuk hangat karena cuaca yang panas. Maka dari itu, es thai tea jauh lebih banyak dikenal di berbagai negara daripada Thai tea hangat.

3. Mudah Larut

Ciri selanjutnya adalah bubuk mudah larut. Konsistensi bubuk yang halus berakibat pada mudahnya bubuk larut dalam air. Menyajikan es thai tea mengharuskan penjual menyeduh teh dengan cepat. Bubuk teh yang baik bisa larut dengan cepat dan sempurna. Sehingga tidak ada ampas yang tersisa di dasar gelas.

Minuman akan sangat tidak menarik jika memiliki ampas di dasar gelas. Selain itu, ampas juga menyebabkan minuman akan kurang nikmat saat diminum. Hal ini disebabkan ampas akan menyumbat sedotan atau ikut terminum dalam bentuk serbuk yang mengganggu.

4. Tidak Menggumpal

Bubuk yang menggumpal biasanya disebabkan oleh tiga hal. Pertama karena kualitas bubuk buruk. Kedua, disebabkan oleh masa kadaluarsa yang sudah lewat. Ketiga, karena terkena air atau kemasan lembab. Ketiga kondisi tersebut tentu menyebabkan bubuk Thai Tea kehilangan kualitasnya.

Teliti kembali tanggal kadaluarsa sebelum membeli bubuk thai tea. Makanan atau minuman yang lewat tanggal kadaluarsa atau tidak memiliki keterangan kadaluarsa wajib diwaspadai. Ini sangat penting untuk diperhatikan karena minuman atau makanan yang sudah kadaluarsa bisa bersifat racun dan membahayakan konsumen.

5. Berwarna Putih Agak Oranye

Teh pada dasarnya berasal dari daun berwarna hijau. Setelah dikeringkan, teh berubah menjadi cokelat. Beberapa penjual memilih untuk menyeduh thai tea dari daun teh kering yang masih berwarna cokelat. Sedangkan beberapa yang lain merasa bahwa menggunakan bubuk minuman rasa Thai Tea Original lebih praktis dan memiliki cita rasa yang sama.

Bubuk ini berwarna putih agak oranye karena adanya proses pewarnaan. Thai tea yang diseduh dari daun teh maupun bubuk teh memiliki warna yang sama yaitu oranye. Jadi pada dasarnya memang sudah ada proses pemberian pewarna makanan di kedua bentuk bahan tersebut.

Bubuk thai tea bisa diolah menjadi beragam makanan dan minuman. Rasanya yang agak tawar membuat bahan ini fleksibel dan cocok untuk dikonsumsi dalam berbagai bentuk. Misalnya minuman, kue, es krim, dan lain sebagainya.

WhatsApp chat